Pabrik mobil Timor didirikan pada tahun 1996 di Indonesia sebagai hasil dari kerjasama antara pemerintah Indonesia dan produsen mobil asal Korea Selatan, Kia. Nama "Timor" diambil dari Timor Leste (Timor Timur), sebagai simbol pengembangan industri otomotif di wilayah timur Asia.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program pemerintah Indonesia untuk memajukan industri otomotif lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor mobil. Timor diharapkan dapat menawarkan kendaraan yang terjangkau dan berkualitas untuk pasar domestik.
#### **Perkembangan dan Mobil-Mobil yang Dihasilkan**
Pabrik Timor memulai produksinya dengan meluncurkan beberapa model mobil yang dirancang berdasarkan platform Kia, termasuk:
1. **Timor S5** - Merupakan model hatchback yang terkenal dengan desain yang sporty dan harga yang bersaing. S5 menjadi salah satu model andalan pada awal produksi.
2. **Timor S8** - Model ini merupakan sedan yang menargetkan segmen pasar yang lebih luas. Timor S8 dikenal dengan kenyamanan dan fitur-fitur yang cukup lengkap pada masanya.
3. **Timor S10** - Ini adalah model yang lebih premium dibandingkan dengan S5 dan S8, menawarkan berbagai fitur tambahan dan desain yang lebih modern.
#### **Kiprah di Indonesia**
Timor mendapatkan perhatian besar di pasar Indonesia karena harganya yang terjangkau dan spesifikasi yang cukup baik untuk mobil di kelasnya. Pada masa kejayaannya, Timor mampu mencetak angka penjualan yang cukup signifikan dan menjadi salah satu merek mobil lokal yang cukup dikenal.
Namun, kiprah Timor di pasar otomotif Indonesia tidak bertahan lama. Pada akhir 1990-an dan awal 2000-an, berbagai tantangan ekonomi dan perubahan dalam kebijakan pemerintah menyebabkan penurunan minat terhadap mobil-mobil Timor. Produksi dan distribusi mobil Timor mengalami penurunan drastis, dan pada tahun 2000-an, pabrik Timor secara resmi menghentikan produksinya.
Meskipun demikian, Timor tetap menjadi bagian penting dalam sejarah industri otomotif Indonesia sebagai contoh awal dari upaya pengembangan mobil lokal yang melibatkan kerjasama internasional. Produk-produk Timor, meskipun kini menjadi barang kolektor, masih dikenang oleh banyak orang sebagai salah satu pionir dalam industri otomotif domestik.
Desain mobil-mobil Timor didasarkan pada model-model Kia, sehingga banyak dari desain awalnya adalah hasil karya tim desain Kia. Pada saat itu, Kia merupakan salah satu produsen mobil yang cukup inovatif dan berpengalaman dalam desain mobil.
Untuk model-model Timor seperti S5, S8, dan S10, tim desain Kia yang bertanggung jawab atas desainnya adalah:
1. **Lee Jae-hyeong** - Pada masa itu, Lee Jae-hyeong adalah Kepala Desain Kia yang mengarahkan tim desain dalam menciptakan model-model mobil yang dipasarkan sebagai Timor di Indonesia. Tim desainnya berfokus pada menciptakan desain yang modern dan menarik untuk menarik minat konsumen di pasar Indonesia.
2. **Kim Ki-chan** - Sebagai salah satu desainer senior Kia, Kim Ki-chan turut berkontribusi pada desain eksterior dan interior model-model yang diproduksi oleh Timor. Peranannya dalam menciptakan tampilan yang stylish dan fungsional sangat penting dalam proses desain.
Meskipun Timor menggunakan desain yang ada dari Kia, proses adaptasi dan lokalitas desain dilakukan untuk memenuhi selera pasar Indonesia pada saat itu. Tim desain Kia bekerja sama dengan pihak-pihak di Indonesia untuk memastikan bahwa mobil-mobil Timor sesuai dengan preferensi lokal.
Desain mobil Timor berfokus pada tampilan yang stylish dengan harga yang terjangkau, sehingga mobil-mobil ini dapat bersaing di pasar Indonesia yang semakin berkembang.
Pabrik mobil Timor merupakan contoh menarik dari usaha pengembangan industri otomotif lokal di Indonesia. Meskipun perjalanan mereka tidak bertahan lama, kontribusi Timor terhadap pasar otomotif Indonesia dan upayanya untuk menyediakan mobil terjangkau bagi masyarakat tetap menjadi bagian penting dari sejarah otomotif Indonesia. Kini, Timor dikenang sebagai simbol awal dari upaya Indonesia untuk mengembangkan industri otomotif dalam negeri.